Penametro.id-Jawa tengah-Punden Tapaan,Leluhur Kanung Argasoka. Pancawiyasa.
Terdapat 1 relik n 4 Abu Layon leluhur kanung
1.Eyang Kie Seng Dhang,wafat 200SM
2.Eyang Hang Sam Badra, wafat tahun 425M
3.Dewi Sie Ba Ha,wafat tahun 445M
4.Eyang Rangga Widyabadra,wafat tahun 920M
5.Eyang mPu Guru Pangeran Santibadra, wafat tahun 1527M (Ayah Sunan Kalijaga)
“Punden Tapaan adalah Pusaka,Pancer, dan Pemersatu Nusantara” Ujar Suhu Tjoeng
“Ayo sobat kinasih,Bersama-sama kita bantu melestarikan dan uri-uri Punden Tapaan” Ujar Suhu Tjoeng
“Oknum akan slalu ada di semua era dan semua bidang.Apalagi ketika bab perjuangan,biasanya banyak oknum yg berusaha menjegal perjuangan tersebut.Yang penting tetap semangat,eling lan waspada sobat kinasih”.Ujar Suhu Tjoeng
Terdapat sebuah kejadian dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan oleh oknum-oknum di Lasem yaitu RT, DS, I,dan U kepada Bapak Moch Bunyamin (seorang tokoh dari Jawa Timur yang menaungi banyak organisasi Budaya sekalipun keagamaan-Beliau juga seorang ketua DPD Jawa Timur FKPPAI Forum Keluarga Paranormal & Penyembuh Alternatif Indonesia-Beliau juga turut berjuang dalam penguri-urian dan pelestarian sejarah dan Budaya di Lasem)
Maka dari itu Bapak Moch.Bunyamin sudah mengambil langkah hukum yaitu melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik ini kepada Polres Rembang.Jawa Tengah
Pelaporan ini sudah diterima oleh pihak Polres Rembang dengan nomor :Rekom/519/IX/2026/SPKT
Bapak Moch.Bunyamin berharap kepada Polres Rembang agar laporan ini ditindak lanjuti secepatnya.
Begitupula Bapak Moch.Bunyamin berkeyakinan penuh Polres Rembang dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
Bapak Moch.Bunyamin juga berharap di kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan turut berharap Lasem,Rembang.Jawa Tengah bisa semakin bersinar terang dan Jaya selalu. (Rosinta). Red













